Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Kegiatan Komunitas
Seminar Kesehatan Infeksi Saluran Pernafasan

Seminar Kesehatan Infeksi Saluran Pernafasan

Kondisi ini menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan tubuh. Tubuh tidak bisa mendapatkan cukup oksigen karena infeksi yang terjadi dan kondisi ini bisa berakibat fatal, bahkan mungkin mematikan.
 

Gejala yang Muncul Akibat ISPA

ISPA akan menimbulkan gejala yang terutama terjadi pada hidung dan paru-paru. Beberapa gejalanya antara lain:

  • Hidung tersumbat atau berair.
  • Para-paru terasa terhambat.
  • Batuk-batuk dan tenggorokan terasa sakit.
  • Kerap merasa kelelahan.
  • Tubuh merasa sakit.

Apabila ISPA bertambah parah, gejala yang lebih serius akan muncul, seperti:

  • Kesulitan bernapas.
  • Demam tinggi dan menggigil.
  • Tingkat oksigen dalam darah rendah.
  • Kesadaran yang menurun dan bahkan pingsan.


Penyebab ISPA

Berikut ini adalah beberapa mikroorganisme penyebab munculnya ISPA yang sudah diketahui.

  • Adenovirus. Gangguan pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia bisa disebabkan oleh virus ini yang memiliki lebih dari 50 jenis.
  • Rhinovirus. Ini adalah jenis virus yang menyebabkan pilek. Tapi pada anak kecil dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah, pilek biasa bisa berubah menjadi ISPA pada tahap yang serius.
  • Pneumokokus. Ini adalah jenis bakteri yang menyebabkan meningitis. Tapi bakteri ini bisa memicu gangguan pernapasan lain, seperti halnya pneumonia.

Sistem kekebalan tubuh seseorang sangat berpengaruh dalam melawan infeksi virus maupun bakteri terhadap tubuh manusia. Risiko seseorang mengalami infeksi akan meningkat ketika kekebalan tubuh lemah. Hal ini cenderung terjadi pada anak-anak dan orang yang lebih tua. Atau siapa pun yang memiliki penyakit atau kelainan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

ISPA sendiri akan lebih mudah menjangkiti orang yang menderita penyakit jantung atau memiliki gangguan dengan paru-parunya. Perokok juga berisiko tinggi terkena infeksi saluran pernapasan akut dan cenderung lebih sulit untuk pulih dari kondisi ini.
 

Mewaspadai ISPA

Pencegahan adalah cara terbaik dalam menangani ISPA. Berikut ini adalah beberapa pola hidup higienis yang bisa dilakukan sebagai tindakan pencegahan.

  • Mencuci tangan secara teratur terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
  • Hindari menyentuh bagian wajah, terutama mulut, hidung, dan mata, agar Anda terlindung dari penyebaran virus dan bakteri.
  • Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin terutama vitamin C. Vitamin sangat membantu dalam meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.
  • Hindari merokok.
  • Ketika Anda bersin, pastikan menutupnya dengan tisu atau tangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit yang bisa menular kepada orang lain.

HADIRI SEMINAR KESEHATAN - TENTANG INFEKSI SALURAN PERNAFASAN

Rabu, 04 Mei 2016 di Kantor Synergy Worlwide Indonesia

Ruang Pertemuan CP 903 Lantai 9

Center Park Gedung BRI II

Pembicara : Dr. Prapti Utami

Konsultan Produk Synergy Worlwide Indonesia 










Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Kegiatan Komunitas Lainnya
6 Tanda Gangguan Jantung yang Sering Disepelekan
6 Tanda Gangguan Jantung yang Sering Disepelekan
Senin, 14 Maret 2016 16:35 WIB
Agar jantung berfungsi dengan baik dan terhindar dari serangan jantung, anda bisa mengonsumsi ProArgi-9+ ® 1-2 sachet per hari.
---- Mandi ~ Sehat -----
---- Mandi ~ Sehat -----
Jum'at, 18 Maret 2016 18:21 WIB
Mandi adalah kebiasaan yang dimiliki oleh semua orang, apalagi mandi pasti sudah biasa dilakukan dari kecil. Mungkin selama ini, anda tidak pernah memikirkan tata cara mandi yang benar, asal anda sudah mengguyurkan air ke badan, memakai shampoo dan menggunakan sabun mandi serta sabun cuci muka, pasti anda sudah merasa bersih. Namun ternyata, taukah anda kalau sebenarnya tata cara mandi yang benar akan menjauhkan anda dari penyakit influenza dan masuk angin?
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Rabu, 16 Maret 2016 19:16 WIB
Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, 100 gram nasi merah mengandung 112 kalori. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan 100 gram nasi putih yang mengandung 127 kalori. Wajar jika beras merah disarankan sebagai pilihan menu untuk diet rendah kalori.
Gangguan Persendian
Gangguan Persendian
Selasa, 22 Maret 2016 15:49 WIB
Saat Anda bertambah tua, tulang rawan menjadi lebih keras, lebih rapuh, dan lebih mudah rusak

Perlu Bantuan?

Hai, Saya TARJUM SAHMAD Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 085221074133 atau melalui:.

Hubungi Saya