Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Ragam Kesehatan
Diabetes Bukan Faktor Keturunan!

Diabetes Bukan Faktor Keturunan!

Diabetes Bukan Faktor Keturunan!

Diabetes masih termasuk salah satu masalah kesehatan utama di Tanah Air. Data Internasional Diabetes Federation tahun 2014 lalu memaparkan, 9,1 juta orang Indonesia menderita diabetes.

Sebagian besar orang beranggapan bahwa penyebab diabetes adalah faktor keturunan. Anggapan itu tidak benar. Diabetes bisa menyerang siapa saja, baik yang memiliki riwayat keturunan diabetes maupun tidak.

Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar gula dalam darah melebihi batas normal. Hal itu disebabkan karena terganggunya kerja hormon insulin, yaitu hormon yang berhubungan dengan metabolisme gula sehingga kurang optimal menjaga kadar gula darah tetap normal.

Urusannya panjang kalau dibiarkan. Pasalnya, diabetes bisa menyebabkan berbagai komplikasi pada organ tubuh, kebutaan, sakit ginjal, bahkan sampai menyebabkan amputasi, dan kematian.

Selain faktor keturunan, gaya hidup disebut-sebut berkontribusi besar pada risiko seseorang terkena diabetes. Pola hidup tersebut meliputi asupan gula berlebih, makanan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan kurang istirahat. Hal itulah penyebab seseorang yang tidak punya riwayat keturunan diabetes tetapi memiliki risiko terkena diabetes. 

Karena itulah, membatasi asupan gula dan menerapkan pola hidup sehat adalah salah satu cara paling ampuh menurunkan risiko diabetes.

Coba ingat-ingat, kapan terakhir Anda berolahraga? Selain membakar lemak, aktivitas fisik juga membantu menurunkan risiko diabetes. Lakukan olahraga dengan intensitas sedang selama setidaknya total 150 menit dalam seminggu.

Selain itu, terapkan pola makan bergizi seimbang. Batasi asupan karbohidrat sederhana dan lemak, serta perbanyak asupan serat dan makanan alami yang kaya vitamin dan mineral. (semua ini bisa anda dapatkan dgn program detox)

Makanan berserat, misalnya beras merah, sayuran, dan buah-buahan lebih lambat dicerna di dalam sistem pencernaan sehingga kadar gula tak melonjak tinggi begitu selesai menyantap. Perut pun tak cepat merasa lapar. 

Hindari juga stres berikut pemicunya. Stres bisa menyebabkan berbagai gangguan di dalam tubuh, termasuk memicu diabetes.

Terakhir, batasi asupan gula harian Anda. WHO telah merekomendasikan pembatasan asupan gula sampai 25 gram atau setara dengan dua sendok makan per hari untuk mendapatkan manfaat kesehatan tambahan bagi orang dewasa.

Hati-hati, asupan gula harian bukan hanya dari yang ditambahkan ke dalam teh atau kopi. Asupan gula juga didapatkan dari yang "tersembunyi" dalam makanan dan minuman yang Anda santap. 

Satu kaleng minuman soda bisa, misalnya, mengandung 30 gram gula. Minuman teh kemasan botol juga bisa mengandung 26 gram gula. Sedangkan dua potong martabak manis mengandung sampai 30 gram gula. 


Minum satu kaleng minuman ringan ternyata meningkatkan risiko sakit jantung secara dramatis 
 
Dari makanan dan minuman itu, bisa Anda lihat sendiri batas asupan gula harian sangat mudah terlampaui, bukan? 

Tentu, membatasi asupan gula harian bukan berarti menghindari rasa manis. Anda bisa mengganti gula Anda dengan gula rendah kalori. Dengan membatasi asupan gula, dan menerapkan hidup sehat, risiko diabetes pun bisa diturunkan. (health kompas)

Selain itu, ada salah satu cara lagi yang paling ampuh untuk menurunkan risiko diabetes, yaitu dengan pencegahan menggunakan program detox


Info Produk Paket Sehat Untuk Diabetes silahkan Akses link dibawah ini : 
1. Chlorophyll 
2. Garlic
3. Calcium Mag










Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Ragam Kesehatan Lainnya
KLOROFIL MUSUH UTAMA KANKER !!
KLOROFIL MUSUH UTAMA KANKER !!
Senin, 14 Maret 2016 16:21 WIB
CHLOROPHYLL yg begitu hebat dan menghebohkan dunia
Berbadan Kurus, tetapi Kadar Kolesterol Tinggi
Berbadan Kurus, tetapi Kadar Kolesterol Tinggi
Minggu, 20 Maret 2016 10:11 WIB
Selain pola makan, gangguan metabolisme tubuh juga bisa menyebabkan produksi Kolesterol berlebih. Kadar Kolesterol yang tinggi memang lebih banyak ditemukan pada mereka yang berat badannya berlebih. Namun, tak sedikit orang yang bobot tubuhnya normal, bahkan kurus, juga bermasalah dengan kadar kolesterolnya.
Kebiasaan yang merusak sperma
Kebiasaan yang merusak sperma
Jum'at, 18 Maret 2016 09:12 WIB
Kebiasaan memangku laptop ketika sedang bekerja menggunakan laptop, bisa menurunkan kualitas produksi sperma pada lelaki
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Rabu, 16 Maret 2016 19:16 WIB
Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, 100 gram nasi merah mengandung 112 kalori. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan 100 gram nasi putih yang mengandung 127 kalori. Wajar jika beras merah disarankan sebagai pilihan menu untuk diet rendah kalori.
Rekomendasi Produk
Ibu Hamil (Diatas 5 Bulan)
Paket Sehat Ibu Hamil (Diatas 5 Bulan) produk yang disarankan Colostrum, Calcium Mag dan Sprirulina. Produk dietary suplement / suplemen makanan digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan regenerasi sel-sel serta meningkatkan daya tahan tubuh sehingga diharapkan tubuh dapat memperbaiki gangguan kesehatan sendiri. Penggunaan suplemen makanan bukan sebagai obat atau menggantikan pengobatan, tetapi mendukung pengobatan medis yang sudah diberikan. Jarak antara produk suplemen makanan dengan obat medis adalah +-1.5 jam sebelum atau sesudah obat medis. Info detail dapat menghubungi konsultan detox di bawah ini

Rp 936.000
Rp 936.000




Perlu Bantuan?

Hai, Saya TARJUM SAHMAD Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 085221074133 atau melalui:.

Hubungi Saya