Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Seputar Detoksifikasi
Rahasia Kulit Kencang, Mulus dan Cerah

Rahasia Kulit Kencang, Mulus dan Cerah

 

Dengan kedua foto di atas saya hanya ingin mengatakan bahwa seseorang bisa tampak lebih muda dari usianya atau sebaliknya tampak lebih tua. jadi wajah (penampilan) anda tidak selalu menggambarkan usia anda yang sesungguhnya, tergantung bagaimana anda merawat dan menjaga kesehatan tubuh anda.

 

Oke saya jelaskan, foto di atas adalah ibu dan anak. Linda (34 tahun) adalah ibu kandung dari Vania (14 tahun), usia mereka berdua terpaut 20 tahun. Tapi bukankah Linda terlihat seperti usia 20-an, bahkan tampak seperti di bawah usia 20 tahun, tampak lebih muda 15 tahun dari usianya. Oh ya, Linda adalah istri saya dan Vania adalah puteri pertama kami :)

 

Anda punya masalah dengan kulit: kulit kendur, berkerut, berjerawat, plek, terdapat lingkaran hitam di bawah mata dan pori-pori tampak besar?

Kulit kendur tidak selalu menunjukan pertanda penuaan yang normal dan alami. Faktanya, banyak orang berusia lanjut di suatu komunitas yang memiliki kulit kencang.

Ternyata masalah kulit yang tampak jelas terlihat di wajah anda, akar masalahnya ada di bagian dalam tubuh anda, yaitu MUKUS. Mukus terbentuk sebagai mekanisme pertahanan diri terhadap serangan toksin yang mengiritasi sel-sel tubuh. Jerawat dan lingkaran hitam di bawah mata juga merupakan petunjuk adanya tumpukan MUKUS.

 

Perhatikan kulit wajah anda di cermin, apakah anda melihat banyak pori-pori? Akumulasi MUKUS dan air di dalam kulit menyebabkan area di sekeliling pori-pori membengkak sehingga pori-pori di wajah anda tampak semakin jelas.

Jadi salah satu penyebab masalah kulit anda adalah MUKUS. Apa itu MUKUS?

MUKUS merupakan pertahanan alami tubuh terhadap iritasi. Contohnya, apabila anda menghirup aroma cabai rawit saat memasak, hidung akan berair karena berusaha untuk mengeluarkan iritan. MUKUS berwujud gel yang mengelilingi partikel cabai yang masuk ke hidung sehingga dapat membakar lapisan hidung yang sensitive dan kemudian memfasilitasi pengeluaran iritan.

 

Masalahnya iritasi seringkali terjadi di tempat yang tidak dapat dilihat langsung oleh mata. Toksin mengiritasi dinding usus yang sensitif. Ketika sel-sel dalam usus mengalami iritasi (sama seperti di dalam hidung), sel-sel usus bertahan dengan menciptakan pelindung berupa MUKUS yang lengket untuk memisahkan diri dari partikel toksik.

 

Ketika toksin bersirkulasi dalam darah, mereka memicu iritasi di tempat-tempat yang mereka singgahi. Terciptalah mukus-mukus lain di dalam dan di sekitar sel-sel otot dan jaringan.

 

Mukus bersifat asam, sehingga ia meningkatkan keasaman dalam tubuh. Dan karena sifat mukus mirip spons yakni menyerap air, Mukus membuat sel menjadi bengkak, dan akibatnya membengkakkan tubuh anda. Ketika produksi mukus terjadi di bagian tubuh yang lebih dalam, mukus akan terjebak di sana.

 

Mukus perlu ditarik kekeluar dari dalam sel, dibawa oleh darah menuju dinding usus, dan kemudian dipindahkan dari dinding usus menuju lumen, sehingga mukus bisa dikeluarkan dari tubuh. Tetapi proses ini membutuhkan sumber daya. Apabila volume toksin cukup tinggi, energi tubuh akan cenderung digunakan untuk melakukan perlawanan terhadap serangan toksin. Energi tubuh akan terlalu sibuk untuk mengelilingi iritan tesebut sehingga tidak mampu menjalankan tugas untuk mengeluarkannya.

 

Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa untuk mencerna makanan juga dibutuhkan energi, hanya ada sedikit energi untuk melakukan detoksifikasi secara sempurna. Semakin banyak makanan berat yang yang kita konsumsi semakin sedikit energi yang tersisa untuk mengeluarkan toksin. Produksi mukus meningkat tetapi tidak bisa dikeluarkan.

 

Untungnya berlaku fakta sebaliknya, jika anda tidak makan berlebihan, mengonsumsi banyak nutrisi yang dapat meningkatkan detoksifikasi, dan mulai berolahraga toksin akan menyusut. Setelah beberapa hari menjalani proses detoksifikasi atau pembersihan toksin secara efektif, efek positif akan mulai terlihat. Mukus akan dilepaskan dari tempat-tempat dalam tubuh yang menjebaknya, toksin akan melepaskasn diri dari mukus dan kembali bersirkulasi dalam darah untuk dinetralkan dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Kelebihan berat badan yang disebabkan oleh air dan mukus akan mulai hilang. Itulah proses penurunan berat badan dengan program detoksifikasi. Tubuh memperbaiki dirinya sendiri. Mata akan lebih bening dan terang, kulit menjadi lebih kencang. Tidak mengherankan, kemurnian dan kejernihan akan kembali memasuki tubuh dan pikiran anda setelah menjalani program detoks.

 

Tubuh dan pikiran adalah dua aspek yang merupakan satu kesatuan. Keduanya sangat alami dan saling memengaruhi satu sama lain. Mukus dapat terbentuk dari pikiran dan emosi yang toksik, yang membuat anda terjebak dalam pikiran negatif. Terlalu banyak emosi negatif akan membuat anda menginginkan makanan toksik yang menyebabkan produksi mukus dan membuat anda menjadi malas (seperti tidak suka berolahraga) yang justru memperparah akumulasi mukus dalam tubuh.

 

Untuk mengurangi produksi Mukus di dalam tubuh, anda harus menjaga pola makan. Hindari makanan dan minuman instan yang mengandung bahan pengawet, pewarna dan zat kimia lainnya. Usahakan membeli bahan makanan, sayur dan buah-buahan dari pasar lokal yang lebih alami. Lebih banyak makan makanan mentah dengan nilai gizi yang belum rusak.

 

Ingatlah ini: kelebihan mukus dari makanan yang buruk, iritasi, dan kemacetan dalam tubuh memunculkan emosi dan pikiran negatif. Jadi bisa dikatakan KITA ADALAH APA YANG KITA MAKAN.

 

Apa rahasia Linda, bisa memiliki kulit yang kencang, mulus dan segar? Seperti yang dijelaskan di atas. Jika bagian dalam tubuh terawat dengan baik, menjaga pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi, membersihkan toksin yang mengendap di bagian tubuh yang terdalam (sel) dan menjaga suasana hati selalu positif, akan membuat anda tampak jauh lebih muda dari usia anda.

 

Kesimpulan:

(1). Masalah yang terjadi di permukaan kulit anda adalah akibat dari apa yang terjadi di bagian dalam tubuh anda yaitu mukus.

(2). Mukus merupakan pertahanan alami terhadap iritasi. Ketika toksin mengiritasi dinding usus, sel-sel usus berusaha bertahan dengan mencipkana pelindung berupa mukus yang lengket untuk memisahkan diri mereka dari partikel toksik.

(3). Solusi efektif mengatasi mukus adalah menghilangkan penyebab munculnya mukus yaitu toksin dengan program detoksifikasi.

(4). Dengan detoksifikasi, mukus akan dikeluarkan dari dalam tubuh, dan toksin akan melepaskan diri dari mukus, lalu kembali bersirkulasi dalam darah untuk dinetralkan dan dikeluarkan dari dalam tubuh.

(5). Setelah mukus dan toksin dikeluarkan dari dalam tubuh, kulit menjadi lebih kencang dan cerah, mata terlihat lebih bening dan terang, bonusnya berat badan turun signifikan.

(6). Jaga pola makan. HIndari makanan dan minuman instan yang mengandung bahan pengawet, pewarna dan zat kimia lainnya.

 

Foto keluarga kecil kami (2012), ki-ka: Vania, Linda, Rahma, Tarjum

 

Jika anda ingin membuat daun-daun pohon subur dan sehat, anda harus merawat dan menjaga akarnya. Jika anda ingin membuat wajah anda selalu tampak kencang, segar dan muda, anda harus merawat bagian dalam tubuh anda. Program “Detox Your Body” menjadi solusi terbaik untuk merawat tubuh anda luar dan dalam.

 

Sumber: CLEAN, Dr. Alejandro Junger, MD.










Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Seputar Detoksifikasi Lainnya
Kebiasaan yang merusak sperma
Kebiasaan yang merusak sperma
Jum'at, 18 Maret 2016 09:12 WIB
Kebiasaan memangku laptop ketika sedang bekerja menggunakan laptop, bisa menurunkan kualitas produksi sperma pada lelaki
Keringat Dingin
Keringat Dingin
Rabu, 16 Maret 2016 16:53 WIB
Kepanikan, tegang dan stres adalah beberapa faktor psikis yang dapat memicu munculnya keringat dingin. Namun lebih jauh, ternyata keringat dingin juga dapat menandakan gangguan kesehatan yang kemungkinan dapat memicu kondisi yang cukup berbahaya sehingga penderitanya harus segera mendapat pertolongan.
Suka jalan kaki tiap hari...
Suka jalan kaki tiap hari...
Jum'at, 18 Maret 2016 15:05 WIB
Siapa yang suka jalan kaki tiap hari...
“Detox Itu Apaan Sih?"
“Detox Itu Apaan Sih?"
Kamis, 19 Mei 2016 17:35 WIB
Obrolan Santai Tentang Detox di Kedai Kopi. Inilah asyiknya jika berbisnis dengan pendekatan produk. Obrolan tentang produk bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, termasuk saat santai di kedai kopi.

Perlu Bantuan?

Hai, Saya TARJUM SAHMAD Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 085221074133 atau melalui:.

Hubungi Saya