Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Seputar Detoksifikasi
YAKINKAH ANDA SEHAT HARI INI?

YAKINKAH ANDA SEHAT HARI INI?

Banyak orang merasa dan menganggap dirinya sehat dan baik-baik saja, lalu asyik menuruti hawa nafsunya dan tidak mencurahkan perhatian khusus bagi kesehatannya. Hingga pada akhirnya tiba hari naasnya, tubuhnya ambruk jatuh sakit, dan dokter memvonis bahwa dia tertimpa penyakit berat stadium tingkat tinggi. Sungguh mengerikan!!!

Bagaimana dengan Anda, yakinkah Anda sehat?

Mari identifikasi diri kita masing-masing, sebelum hal buruk paling mengerikan menimpa secara tiba-tiba. Untuk itu, mari simak paparan berikut.

Hati-hati!!! Jika empat dari beberapa indikasi tersebut Anda alami, artinye akumulasi toksin telah terjadi dalam tubuh Anda. Lalu apa akibatnya? Banyak orang mengira hal tersebut sepele dan menganggap enteng. Makanya banyak orang yang padahal masih tergolong usia muda, namun tertimpa masalah kesehatan yang luar biasa. Ya, karena jika Anda menyepelekan akumulasi toksin, maka berbagai penyakit berat dan berbahaya mengintai Anda setiap saat, seperti

Ketika ini terjadi, barulah orang merasakan betapa pentingnya kesehatan. Saat itu, tidak ada pilihan selain mengikuti saran medis untuk mendapatkan kembali kesehatannya. Uang dan harta benda yang sudah dikumpulkannya bertahun-tahun pun ludes dijadikan tebusan.

Ya, mau tidak mau, suka tidak suka, toksin akan selalu masuk ke dalam tubuh setiap orang setiap saat. Karena toksin itu masuk melalui beberapa faktor yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita, yaitu

1. Faktor Makanan

Kualitas makanan yang Anda konsumsi setiap hari, secara langsung mempengaruhi kualitas tubuh Anda. Makanan yang Anda konsumsi akan dimetabolisme oleh tubuh digunakan untuk membangun tulang, otot, jaringan, dan bahkan molekul serta enzim yang terliat reaksi kimia dalam tubuh. Oleh karena itu, makanan atau minuman yang Anda konsumsi haruslah AMAN, yaitu diupayakan tidak mengandung racun yang biasanya berasal dari cara pengolahan yang tidak higienis, salah prosedur, atau menggunakan bahan tambahan sintetis yang keamanannya belum terjamin untuk menambah rasa ataupun pengawet.

2. Faktor Alat dan Pakaian

Selain paparan dari makanan atau minuman tersebut, pemakaian bahan kimia lainnya seperti kosmetik, sabun mandi, deterjen, pembersih peralatan rumah tangga, insektisida, dan polusi udara merupakan sumber racun yang dapat mencemari tubuh Anda setiap hari. Hingga pada saatnya jika dibiarkan terus berlarut, semua tumpukan toksin itu dapat mencetuskan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan cara yang paling tepat, mutakhir, efektif, dan efisien untuk membuang atau mengeluarkan tumpukan toksin dari semua sistem vital tubuh agar Anda mendapatkan kesehatan optimal.

3. Faktor Kebiasaan dan Pola Hidup

Kesibukan dan target pekerjaan yang bertumpuk seringkali membuat seseorang mengalami stress berat dan bahkan berkepanjangan. Pentingnya melakukan olahraga pun terabaikan. Waktu istirahat pun terganggu dan sangat kurang. Diperparah lagi dengan pola makan yang kurang serat~kurang sayur dan buah-buahan, dan bahkan keseringan konsumsi fastfood dan junkfood. Pola hidup seperti ini memicu pertumbuhan bakteri jahat di dalam tubuh, dan terjadinya timbunan toksin pun tak terelakkan. Fakta tersebut sangat jelas tidak bisa dipungkiri adanya di zaman modern sekarang ini.

Kabar baiknya, para ahli gizi dan kesehatan telah menemukan cara paling mutakhir, efektif, dan efisien untuk mendapatkan kondisi kesehatan yang optimal, yakni dengan melakukan program detoks. DETOKS adalah cara untuk menjaga kesehatan agar tetap dalam kondisi prima serta proses pembuangan toksin (racun) ataupun kotoran dari dalam tubuh, baik yang terbentuk secara alami dari proses metabolisme tubuh maupun yang berasal dari makanan, minuman, atau polusi udara yang secara tidak sengaja terhirup dan masuk ke dalam tubuh. Sama halnya dengan ketika akan membersihkan rumah, dibutuhkan alat dan bahan berupa sapu, kain pel, kemucing, dan lain-lain. Diperlukan juga bahan berupa air, detergen, karbol, dan lain-lain.

Detoksifikasi Alamiah Tubuh

Dalam Tubuh, organ yang berperan dalam proses detoksifikasi adalah liver atau hati, ginjal, paru-paru, usus dan kulit, serta jantung untuk mengatur aliran darah. Sedangkan bahan yang digunakan untuk detoks adalah terutama air outih yang dikonsumsi pada orang normal lebih dari 1,5 liter per hari dan juga serat makanan. Untuk memaksimalkan proses detox tersebut, diperlukan bahan suplemen yang tentunya dari Synergy Worldwide. Mengapa suplemen dapat memaksimalkan detoks? Hal ini berkaitan dengan komposisinya yang didesain untuk lebih mudah diserap tubuh jika dibandingkan dengan asupan makanan padat.

Saya dan ribuan orang dari berbagai pelosok negeri ini telah merasakan sendiri manfaat Program Detoks dengan Produk dari Synergy Worldwide. Kini giliran Anda untuk mendapatkan manfaat lengkap dari program detoks dan maksimalkan kualitas hidup Anda.










Selamat Datang di Blog TARJUM SAHMAD : Seputar Detoksifikasi Lainnya
Badan Kelebihan Toxin, Kapan Wajib DETOX ?
Badan Kelebihan Toxin, Kapan Wajib DETOX ?
Rabu, 06 April 2016 09:34 WIB
Bila Anda sudah kewalahan dengan laju kecepatan melarnya tubuh anda, maka berikan pertolongan segera dengan Detox Your Body. Detox tidak mengenal usia. bahkan anak-anak membutuhkan nutrisi detox. Bandingkan Kesehatan dan usia jantung anda dengan anak-anak kelahiran tahun 90-an ? pasti Anda lebih baik.
5 Tips Rahasia Awet Muda, Cantik dan Menawan
5 Tips Rahasia Awet Muda, Cantik dan Menawan
Selasa, 16 Agustus 2016 14:13 WIB
Ini sebenarnya rahasia keluarga, rahasia istri maksudnya. Istri saya gak tahu lho, rahasia cantik dan awet mudanya dibocorin di artikel ini. Tapi, tak ada salahnya kan saya berbagi tips kesehatan untuk teman-teman terbaik saya? Semoga apa yang saya share ini bermanfaat untuk teman-teman, terutama untuk para istri, kekasih dan kaum wanita pada umumnya.
Suka jalan kaki tiap hari...
Suka jalan kaki tiap hari...
Jum'at, 18 Maret 2016 15:05 WIB
Siapa yang suka jalan kaki tiap hari...
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Rabu, 16 Maret 2016 19:16 WIB
Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, 100 gram nasi merah mengandung 112 kalori. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan 100 gram nasi putih yang mengandung 127 kalori. Wajar jika beras merah disarankan sebagai pilihan menu untuk diet rendah kalori.

Perlu Bantuan?

Hai, Saya TARJUM SAHMAD Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 085221074133 atau melalui:.

Hubungi Saya